Text
Pembangunan Dalam Pusaran Globalisasi
Globalisasi adalah sebuah fenomena dunia tanpa batas. Secara harfiah, globalisasi adalah proses mendunia. Kehadiran globalisasi yang telah mengintegrasikan semua negara di dunia ini membuat masyarakat dunia dapat berinteraksi dengan komunitas lokal. Begitu juga sebaliknya. Dengan demikian, globalisasi menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari tatanan kehidupan manusia masa kini.
Kegiatan-kegiatan di bidang ekonomi mengakselerasi masuknya arus globalisasi, dan pertumbuhan ekonomi kemudian menjadi syarat keharusan dalam tercapainya pembangunan dan perkembangan suatu kawasan. Namun kenyataan dalam tataran praktis memperlihatkan bahwa intensitas kegiatan ekonomi atas nama pembangunan di era globalisasi berimplikasi pada kemunculan isu kompleks yang merambah ke ranah sosial, budaya, politik, dan lingkungan. Konsekuensinya, konflik antara sektor ekonomi dan sektor lainnya tidak terhindarkan. Dampak negative intensitas kegiatan ekonomi yang tinggi untuk mencapai pembangunan merupakan konsekuensi yang harus diterima, namun harus tetap dicarikan jalan keluarnya agar tidak menimbulkan kerugian yang bertambah besar dan berkepanjangan bagi kehidupan manusia.
Banyak cara yang bisa dilakukan untuk meminimalisir kerusakan lingkungan akibat pertumbuhan ekonomi. Namun yang penting adalah dengan tidak memakai ukuran pesatnya pertumbuhan ekonomi sebagai keberhasilan pembangunan. Ini harus dimulai dari bagaimana cara kita memandang dan membuat kerangka berpikir tentang arti dari kata pembangunan.
Kumpulan tulisan dalam buku ini memotret kasus pembangunan di Srandakan Kalimantan Utara, Kota Barcelona, Cina, Vietnam, dan Ceko dengan segala dampaknya yang ditimbulkannya. Di tengah gencar-gencarnya kampanye pertumbuhan ekonomi, buku ini penting untuk disimak, agar dampak negatif dari pembangun (ekonomi) bisa diminimalisir. Selamat membaca!
| 002BRIN | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain