Perpustakaan STIKes Muhammadiyah Ciamis

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Mencegah Stunting dengan Pemberian ASI dan Makanan Pendamping ASI

Text

Mencegah Stunting dengan Pemberian ASI dan Makanan Pendamping ASI

Nadeak, Bernadetha - Nama Orang;

Populasi ibu menyusui (busui) bayi usia 0 s.d 24 bulan di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) sejumlah 203 orang Busui sebagai wakil dari sepuluh desa di Kabupaten TTU, NTT. Adapun tujuan pembuatan buku ini adalah untuk menganalisis pola pertumbuhan bayi 0-24 bulan, prevalensi stunting, prevalensi ASI eksklusif dan non eksklusif, status gizi ibu menyusui termasuk ibu menyusui dengan KEK, faktor risiko KEK pada ibu menyusui.

Buku ini menjelaskan hubungan ASI eksklusif dan non eksklusif terhadap karakteristik bayi berdasarkan umur, jenis kelamin, berat badan anak, panjang badan anak dan lingkar kepala (p>0,05);. Keberhasilan pemberian ASI Eksklusif tidak berdampak terhadap kejadian stunting. Sebagian besar [46 anak] stunting, yang mendapat ASI eksklusif 41 (89,1%) dan sebanyak 5 orang (10,9%) anak mendapat ASI non eksklusif; Kejadian stunting lebih sering terjadi pada bayi berusia lebih dari 6 bulan. Hal ini diasumsikan karena setelah usia 6 bulan para busui tidak lagi memberikan ASI Eksklusif, artinya bayi sudah diberikan makanan pendamping ASI. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Pemberian ASI Eksklusif tetap merupakan asupan gizi yang baik bagi bayi namun sesudah usia 6 bulan harus mendapat MPASI yang sesuai kebutuhan bayi, untuk mencegah stunting di mana hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor risiko terjadinya stunting, yang paling berpengaruh adalah pemberian MPASI pemberian makan sesudah 6 bulan.

Hal ini didukung oleh kejadian stunting meningkat sesudah anak berusia diatas 6 bulan dan hasil uji berhubungan secara signifikan usia anak dan kejadian stunting. Dengan demikian langkah selanjutnya adalah perlunya dilakukan intervensi melalui inovasi MPASI Berbasis Kearifan Lokal yang akan diberikan pada bayi usia 6-24 bulan.


Ketersediaan
2630DB306612.3 NAD mPerpustakaan STIKes Muhammadiyah Ciamis (D-3 Kebidanan 306)Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
612.3 NAD m
Penerbit
Bandung : Penerbit Widina., 2023
Deskripsi Fisik
vi, 74 hlm.; 15 x 22.5 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-623-459-432-4
Klasifikasi
612.3
Tipe Isi
text
Tipe Media
other
Tipe Pembawa
unspecified
Edisi
-
Subjek
Makanan Pendamping ASI
pemberian ASI
STUNTING
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Bernadetha Nadeak, dkk.
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan STIKes Muhammadiyah Ciamis
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik