Perpustakaan STIKes Muhammadiyah Ciamis

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Strategi Pencegahan Anak Stunting Sejak Remaja Putri

Text

Strategi Pencegahan Anak Stunting Sejak Remaja Putri

Patimah, Sitti - Nama Orang;

Buku Strategi Pencegahan Anak Stunting Sejak Remaja Putri

Remaja (adolescent) berasal dari bahasa Latin “adolēscentia‖ dan penggunaan pertama kali istilah tersebut yaitu pada abad ke-15. Masa remaja menurut UNICEF & WHO adalah penduduk dengan rentang usia 10-19 tahun, yang merupakan periode transisi dari masa kanak-kanak ke masa dewasa. Definisi remaja sebagai usia 10-19 tahun berasal dari pertengahan abad ke-20, ketika pola pertumbuhan remaja dan waktu transisi peran sangat berbeda dengan pola modern di banyak tempat. Menurut PBB remaja adalah kaum muda yang berusia 10-24 tahun, terbagi atas kelompok remaja awal yaitu mereka yang berusia 10-14 tahun, dan remaja akhir sebagai mereka yang berusia 15-19 tahun (Christian and Smith, 2018).

Masa pertumbuhan yang cepat pada remaja putri mengakibatkan kebutuhan energi, makronutrien, dan mikronutrien pada usia ini relatif lebih tinggi dibandingkan kebutuhan pada masa anak-anak. Remaja yang mengalami masalah gizi, akan berpengaruh pada kualitas sumber daya manusia (SDM) di mana dapat berakibat pada hilangnya generasi muda serta berdampak pada keadaan perekonomian bangsa di masa yang akan datang (Fauzi, 2012). Querol et al. (2021) mengutip sejumlah referensi bahwa masa remaja merupakan periode beban gizi menghadapi kekurangan gizi serta kelebihan gizi (kelebihan berat badan dan obesitas). Gaya hidup, perilaku makan, faktor psikososial yang mendasari dan determinan sosial ekonomi adalah kunci untuk kesehatan dan gizi remaja.

Buku ini dapat dijadikan sebagai referensi bagi para akademisi, mahasiswa (i), pemerhati masalah gizi dan kesehatan anak bangsa, dalam upaya mencegah kejadian stunting pada anak di masyarakat, karena dipahami secara saksama bahwa stunting hanya bisa dicegah namun sulit untuk dipulihkan bahkan mungkin tidak dapat dipulihkan. Oleh karena itu, prinsip pencegahan anak stunting penting untuk menjadi perhatian bersama bagi seluruh komponen anak bangsa untuk berinvestasi dalam menggapai masa depan anak bangsa yang gemilang sebagai generasi penerus bangsa


Ketersediaan
3293DPI2612.3 PAT sPerpustakaan STIKes Muhammadiyah Ciamis (D-III Keperawatan I2)Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
612.3 PAT s
Penerbit
Yogyakarta : Deepublish., 2021
Deskripsi Fisik
viii, 70 hlm.; 15,5 x 23 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-623-02-3537-5
Klasifikasi
612.3
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
STUNTING
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Patimah, Sitti
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan STIKes Muhammadiyah Ciamis
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik