Perpustakaan STIKes Muhammadiyah Ciamis

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Dampak Pengawet Nitrit pada Daging Olahan Sosis Terhadap Kesehatan Manusia

Text

Dampak Pengawet Nitrit pada Daging Olahan Sosis Terhadap Kesehatan Manusia

Pulungan, Ainil Fithri - Nama Orang;

Sosis berasal dari bahasa latin “Salsus” yang berarti diasinkan atau diawetkan. Zaman dahulu, dimana mesin pendingin belum ditemukan untuk mengawetkan daging, maka pembuatan sosis menjadi salah satu alternatif. Sedangkan natrium nitrit merupakan zat tambahan pangan yang digunakan sebagai pengawet pada pengolahan daging. Menurut beberapa ahli kimia nitrit yang masuk ke dalam tubuh melalui bahan pengawet makanan akan bereaksi dengan amino dalam reaksi yang sangat lambat membentuk berbagai jenis nitrosamin yang kebanyakan bersifat karsinogenik kuat. Hasil penelitian Magee dan Barnes (1954) menunjukkan bahwa nitrosodimetilamin merupakan senyawa racun bagi hati yang dapat menyebabkan terjadinya kerusakan hati pada beberapa spesies hewan termasuk manusia.

Penggunaan pengawet pada pengolahan daging sosis dinilai sangat penting dalam mencegah pembusukan terutama untuk keperluan penyimpanan, transportasi dan distribusi produk-produk daging. Natrium nitrit juga berfungsi sebagai bahan pembentuk faktorfaktor sensori yaitu warna, aroma, dan cita rasa. Oleh karena itu dalam industri makanan kaleng penggunaan zat pengawet ini sangat penting karena dapat menyebabkan warna daging olahannya menjadi merah atau pink dan nampak segar sehingga produk olahan daging tersebut disukai oleh konsumen. Namun, apabila makanan olahan sosis terdapat pengawet nitrit, dan jika dikonsumsi secara terus menerus dapat merusak tubuh.

Buku ini terdiri dari 5 Bab. Pada Bab 1 pendahuluan, penulis memaparkan mengenai defines sosis dan proses pembuatan sosis. Pada Bab 2 hingga 5 penulis memaparkan mengenai Natrium Nitrit, sifat dari bakteri Clostridium botulinum, pembahasan, serta kesimpulan dan saran.


Ketersediaan
1250FR305641.5 PUL dPerpustakaan STIKes Muhammadiyah Ciamis (D-III Farmasi 305)Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
641.5 PUL d
Penerbit
Yogyakarta : Deepublish., 2019
Deskripsi Fisik
vi, 32 hlm.; 15.5 × 23 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-623-209-818-3
Klasifikasi
641.5
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Pengawet Nitrit
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Ainil Fithri Pulungan, S. Farm., M. Si.
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan STIKes Muhammadiyah Ciamis
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik